Detik demi detik ku menantiMenyusuri jalan panjang seolah tanpa tepi
Semakin mendekati pujaan hati
Ditemani sang rembulan dan mentari
Kutinggal segala sedih dan perih yang menghantui
Haru pilu tak lagi menyertai
Haru pilu tak lagi menyertai
Akankah hari-hari akan terus seperti ini?
Kebahagiaan datang tiada henti
Bagai nafas merasuki diri
Tak pernah lelah mengisi relung nadi
Kebahagiaan datang tiada henti
Bagai nafas merasuki diri
Tak pernah lelah mengisi relung nadi
Dan Saat mataku layu tertunduk
Dan Saat hati hampa teraduk
Sendu mengalir tanpa ragu
Menjadikan raga tersuntik beku
Dan Saat hati hampa teraduk
Sendu mengalir tanpa ragu
Menjadikan raga tersuntik beku
Dalam hati ku mengaduh
Bagai burung bersayap patah
Yang tak kuasa menahan keluh
Menunggu dunia berganti indah,
Bagai burung bersayap patah
Yang tak kuasa menahan keluh
Menunggu dunia berganti indah,
Ya Allah..
Hanya kepadaMu aku bersimpuh
Menghantarkan air mata yang semakin keruh
Dengan hamparan ikhlas kedua tanganku
Mengadu mengikis resah dan gundah,,,
Hanya kepadaMu aku bersimpuh
Menghantarkan air mata yang semakin keruh
Dengan hamparan ikhlas kedua tanganku
Mengadu mengikis resah dan gundah,,,
AMIN,,,,,,,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar