Kamis, 29 Mei 2014

'' Perbedaan Antara Cinta Dan Nafsu"...

-Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah
menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. 

Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati
dalam dirinya akan berada pada kondisi yang membahagiakan.
Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap 

nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. 
Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan
menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.
Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta
adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan.
Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya ,

cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati
dengan cara menjaga dan menyayangi pasangannya.

Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti.
Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu,
mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan
yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. 

Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.
- Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, 

maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar.
Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu).

Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), 
maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh disawahnya (hubungan).
Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi
(cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). 

Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). 
Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. 
Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung
rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).
-Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. 

Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar
cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, 

bukan ingin diberi.
Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi
kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara
otomatis keduanya akan menerima.

Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi)
lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya
yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.
-Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat
menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya.

Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa 
memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik.
Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik.
Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu
cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. 

Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dandiciumi, 
setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk,
digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex.
-Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, 

berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu
memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. 

Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung
memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan.
-DAN  NAFSU mengukur wanita itu cantik atas dasar rupanya..
AKAL menilai wanita itu cantik atas dasar kepintarannya..
HATI menobatkan wanita itu cantik atas dasar keteguhan imannya..
-KECANTIKAN seorang Wanita tidak akan berarti apa-apa, tanpa disertai Akhlak serta Perilaku yang Mulia..
KARENA Cantik yang sebenarnya bukanlah tercermin dari wajahnya..
AKAN tetapi tercermin dari sejauh mana seorang Wanita bisa menjaga dan memuliakan dirinya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar